Hasil Tes Penempatan Kelas Mahasiswa Baru

Berikut ini adalah hasil Tes Penempatan Kelas Mahasiswa Baru Ma’had Abdurrahman Bin ‘Auf Semester Ganjil Tahun Ajaran 2015-2016.

Silahkan Klik pada masing-masing Judul untuk Mengetahui Hasil Tes Penempatan kelas.

Maba Diterima Semester Ganjil 2015-2016 (Putra)

Maba Diterima Semester Ganjil 2015-2016 (Putri)

1. Bagi yang namanya tidak tercantum, segera menghubungi Ibu Sholihah di Sekretariat Putri atau Bapak Juta di Sekretariat Putra

2. Seluruh mahasiswa baru WAJIB melakukan Daftar Ulang dengan Mengisi Formulir Herregistrasi, melengkapi dokumen pendaftaran dan membayar Biaya Daftar Ulang. Daftar Ulang secara Online bisa klik di sini

3. Pembelian Buku Paket dapat dilakukan pada saat daftar ulang di Sekretariat Ma’had

4. Orientasi Pengenalan Program/ Muhadhoroh Ta’rifiah Untuk Mahasiswa Baru diadakan pada Hari Senin, 31 Agustus 2015 Jam 08.30 (untuk Putri) dan Jam 13.00 (untuk Putra) bertempat di Ruang Kelas Persiapan.

5. Efektif mulai Semester Genap TA 2012-2013, bagi mahasiswa yang terlambat melakukan daftar ulang akan dikenakan biaya sebesar Rp 50.000,- yang wajib dibayarkan pada saat yang bersangkutan memastikan diri untuk studi di Ma’had.

6. Selamat bergabung ke dalam Keluarga Besar Civitas Akademika Ma’had Abdurrahman Bin ‘Auf Malang. Semoga Allah senantiasa melimpahkan Rahmad kepada kita dan kita mampu istikomah menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Daftar Ulang Online

 

 

Catatan:

  • Seluruh mahasiswa Ma’had Abdurrahman Bin ‘Auf, baik yang naik kelas maupun tinggal kelas, mahasiswa lama maupun mahasiswa baru, DIWAJIBKAN melakukan daftar ulang/ herregistrasi ke Sekretariat Ma’had atau secara online mulai tanggal 18 s.d 28 Agustus 2015 (mahasiswa lama). Bagi mahasiswa yang telah melakukan daftar ulang secara online tetap harus mengisi formulir daftar ulang di sekretariat ma’had.
  • Efektif mulai Semester Genap TA 2012-2013, bagi mahasiswa yang terlambat melakukan daftar ulang akan dikenakan biaya sebesar Rp 50.000,- yang wajib dibayarkan pada saat yang bersangkutan memastikan diri untuk melanjutkan studi di Ma’had.

PENGUMUMAN AKHIR SEMESTER

Menjelang berakhirnya Semester Genap Tahun Akademik 2014-2015 dan akan masuknya Semester Ganjil 2015-2016, kepada seluruh mahasiswa Ma’had Abdurrahman bin ‘Auf, baik mahasiswa baru maupun mahasiswa lama, perlu disampaikan beberapa agenda kegiatan Ma’had Abdurrahman Bin ‘Auf sebagai berikut:

No.

Hari, Tanggal

Kegiatan

Keterangan

1.

Senin – Jum’at, 8 – 12 Juni 2015 Ujian Akhir Semester Genap TA 2014-2015 Jadwal UAS diumumkan tersendiri dan terpisah antara Putra dan Putri

2.

Senin – Juma’at, 15 – 19 Juni 2015 Libur Awal Ramadhan 1436 H

3.

Senin – Jum’at, 22 Juni – 3 Juli 2015 Ansyithoh Ramadhan 1436 H 1.    Wajib bagi seluruh Mahasiswa Ma’had (putra dan putri).

2.    Jadwal kegiatan menyusul.

4.

Kamis, 18 Juni – Selasa, 7 Juli 2015 Jaulah Ramadhan 1435 H Wajib bagi peserta terpilih

5.

Senin – Jum’at, 6 – 24 Juli 2015 Libur Akhir Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1436 H  

6.

Senin, 27 Juli – Selasa, 11 Agustus 2015 Lanjutan Ujian Akhir Semester Genap TA 2014-2015 Jadwal UAS diumumkan tersendiri dan terpisah antara Putra dan Putri

7.

Selasa, 18 Agustus 2015 Pengumuman Nilai UAS

8.

Selasa – Jumat, 18-28 Agustus 2015 Daftar Ulang Mahasiswa Lama 1.    Wajib bagi seluruh Mahasiswa Ma’had (putra dan putri, baru/ lama).

2.    Mengisi Form Daftar Ulang di Idarah atau melalui web www.mahadibnuauf.net

3.    Bagi yang Daftar Ulang via Web tetap Wajib mengisi form Daftar Ulang di Idarah

4.    Keterlambatan Daftar Ulang dikenakan Denda Rp 50.000,-

9.

Senin, 31 Agustus 2015 Kuliah Perdana Semester Ganjil 2015-2016 Masuk seperti Biasa

 

Demikian pengumuman ini disampaikan untuk dapat diketahui bersama. Dimohon agar informasi yang ada dalam pengumuman ini dapat disampaikan kepada mahasiswa yang lain.

 Malang, Mei 2015

Sofyan Sofi, Lc

Mudir Ma’had

11354197-egypt-big-006

Ibnu Abbas dan Semangat Mencari Ilmu

Imam Ibnu katsir Rahimahullah, menceritakan tentang biografi Ibnu Abbas Radiyallahu `anhu dalam kitabnya Al-Bidayah wannihayah. Beliau berkata, Ibnu Abbas Radiallahu `anhu menceritakan,” ketika Rasulullah sallallahu `alaihi wasallam wafat, aku berkata kepada seorang laki-laki anshar, marilah kita bertanya ( suatu ilmu kepada ) kepada para sahabat Rasulullah, pada hari ini mereka sangat banyak. Dia menjawab, kamu ini aneh wahai Ibnu Abbas..! Apakah engkau mengira orang-orang akan membutuhkanmu, sementara para sahabat Rasulullah berada ditengah-tengah mereka.

Continue reading

dakuamatmenyintaimu_abu_dzar

ABU DZAR AL-GHIFARI

Abu Dzar al-Ghifari adalah mualaf yang kemudian dimuliakan oleh Allah dengan Islam lalu menjadi salah seorang sahabat mulia Rasulullah shallallohu ‘alaihi wasallam. Namanya adalah Jundub bin Junadah sebagaimana yang disebutkan oleh al-Hafizh Ibnu Katsir di dalam al-Bidayah wan Nihayah. Ia berasal dari suku al-Ghifar, dari keturunan bani Kinanah. Ia adalah orang yang baik. Salah satu cermin kebaikannya adalah ia segera masuk Islam setelah mendengar sabda Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam.

Continue reading

image.axd

UMAR BIN AL-KHATTAB

Seluruh Sahabat Radiallahu `anhum, dan Salafush Shalih sepakat bahwa ’Umar adalah orang (kedua) terbaik dalam umat ini setelah Rasulullah sallallahu `alaihi wasallam dan Abu Bakar As-siddiq. Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Sa’ad bin Abi Waqqash RA., dia berkata, Rasulullah bersabda: ”Wahai Ibnul Khaththab, demi Dzat Yang jiwaku ada di Tangan Nya, sekali-sekali syetan tidak akan melalui suatu jalan yang akan engkau lewati.”

Abu Hurairah ra. berkata, bahwa Rasulullah saw. bersabda: ”Di antara umat-umat sebelum kamu ada orang-orang yang muhaddats (mendapat ilham), jika orang tersebut ada pada umatku, pasti dia adalah ’Umar.” (HR. Bukhari)

Dari Ibnu ’Umar ra.bahwa Rasulullah saw. bersabda: ”Sesungguhnya Allah menjadikan kebenaran di lidah dan hati ’Umar.” (HR. Tirmidzi)
Ibnu Asakir meriwayatkan dari Ibnu Abbas ra. Dia berkata: Rasulullah saw. bersabda: ”Tidak ada satu malaikat pun di langit yang tidak menghormati ’Umar, dan tidak ada satu syetan pun yang ada di atas bumi kecuali dia akan takut kepada ’Umar.”

Imam Bukhari dan Muslim juga meriwayatkan dari Said Al-Khudri ra., dia berkata, Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: ”Di saat aku sedang tidur, kuihat orang-orang ditampakkan kepadaku. Mereka memakai baju, ada yang sebatas dada dan ada yang di bawah itu. Ditampakkan kepadaku ’Umar, dia memakai baju yang panjang dan menyeretnya.” Para Sahabat bertanya: ”Apa takwilnya, wahai Rasulullah?” Rasulullah saw. Menjawab: Agama.” Diriwayatkan pula oleh Bukhari dan Muslim, bahwa Rasulullah saw. bersabda: ”Tatkala saya tidur, saya bermimpi minum susu hingga saya melihat dalam mimpiku air mengalir dari kuku-kukuku, lalu saya minumkan air itu kepada ’Umar.” Para sahabat ra.bertanya: ”Apa takwilnya, wahai RasuluLlah?” Rasulullah saw. Menjawab: ”Ilmu.”

Imam Bukhari meriwayatkan dari ’Umar ra., dia berkata: ”Pendapatku bersesuaian dengan Kehendak Allah dalam tiga hal: Pertama, saya pernah berkata kepada Rasulullah, andaikata kita menjadikan Maqam Ibrahim sebagai tempat shalat. Lalu turunlah ayat Allah: ”….dan Jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat….” (Q. S. Al-Baqarah: 125). Kedua, saya katakan kepada Rasulullah, Yaa Rasulullah, orang yang baik dan buruk perangainya masuk ke dalam rumah isteri-isterimu, alangkah baiknya jika kau perintahkan mereka untuk berhijab. Kemudian turunlah ayat hijab. Dan ketiga, para isteri Rasulullah saw. berkumpul karena dilandasi rasa cemburu. Maka saya katakan semoga Allah menceraikan kalian semua dan Dia menggantinya dengan isteri-isteri yang lain yang lebih baik dari kalian.
Lalu turunlah firman Allah tentang hal ini.”

islamic-new-year-hijrah

KOMPETISI DALAM KEBAIKAN

Oleh: Jamal Bakrisuk

Sebuah pepatah arab yang mengatakan:

إِنْ لَمْ تَكُنْ ذِئْباً، أَكَلَتْكَ الكِلاَبُ

“Jika kamu tidak menjadi serigala, maka kamu akan dimangsa anjing (piaraan)”.

Pepatah di atas sangat sesuai untuk menggambarkan betapa keras dan kompetitifnya kehidupan saat ini. Meskipun pepatah tersebut terdengar agak sadis, namun itulah yang terjadi dalam dunia nyata. Manusia saling memangsa, yang kuat menindas yang lemah, yang pandai memeras yang bodoh, yang kaya menginjak yang miskin dan lain sebagainya. Kompetisi kehidupan terkadang tidak manusiawi, namun itulah watak manusia yang ingin selalu survive dalam mengarungi kehidupan. Mari kita mencermati kehidupan manusia secara umum di seluruh pelosok negeri, hampir setiap hari kita melihat, mendengar dan mungkin kita sendiri menjadi salah satu kontestan dalam segala bentuk kompetisi dalam kehidupan ini. kompetisi pekerjaan, ilmu pengetahuan, jabatan dan kompetisi keduniaan lainnya.

Continue reading

lonely-man-in-a-boat-wallpaper_32221

GENERASI YANG TERASINGKAN

Oleh: Ali Wafa, Lc.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: (بَدَأَ الإِسْلامُ غَرِيبًا، وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا، فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ) مسلم

Dari Abi Hurairoh berkata, bahwa Rosulullah bersabda; “Islam itu pada awalnya dalam keadaan asing, dan akan kembali menjadi asing sebagaimana awalnya, maka beruntunglah orang-orang yang asing” (HR. Muslim)

Dalam riwayat Ahmad; Yaitu orang-orang yang sholih berada di tengah banyaknya orang-orang yang jelek, orang yang mendurhakai mereka lebih banyak daripada yang mentaati mereka.” (HR. Muslim)

Continue reading

KEJUJURAN MUBAROK

Dikisahkan dari Mubarok -ayahanda dari Abdulloh Ibnu al-Mubarok- bahwasanya ia pernah bekerja di sebuah kebun milik seorang majikan. Ia tinggal di sana beberapa lama.

Kemudian suatu ketika majikannya -yaitu pemilik kebun tadi yang juga salah seorang saudagar clari Hamdzan- datang kepadanya clan mengatakan, “Hai Mubarok, aku ingin satu buah delima yang manis.”Mubarok pun bergegas menuju salah satu pohon clan mengambilkan delima darinya. Majikan tadi lantas memecahnya, ternyata ia mendapati rasanya masih asam. Ia pun marah kepada Mubarok sambil mengatakan, “Aku minta yang manis malah kau beri yang masih asam! Cepat ambilkan yang manis!”Ia pun beranjak dan memetiknya dari pohon yang lain. Setelah dipecah oleh sang majikan; sama, ia mendapati rasanya masih asam. Kontan, majikannya semakin naik pitam. Ia melakukan hal yang sama untuk ketiga kalinya, majikannya mencicipinya lagi. Ternyata, masih juga yang asam rasanya.

 Setelah itu, majikannya bertanya, “Kamu ini apa tidak tahu; mana yang manis mana yang asam? ”Mubarok menjawab.“Tidak” .

Bagaimana bisa seperti itu?”“Sebab aku tidak pernah makan buah dari kebun ini sampai aku benar-benar mengetahui (kehalalan)nya.”

“Kenapa engkau tidak mau memakannya?” tanya majikannya lagi.
“Karena anda belum mengijinkan aku untuk makan dari kebun ini.” Jawab Mubarok. Pemilik kebun tadi menjadi terheran-heran dengan jawabannya itu ..

Tatkala ia tahu akan kejujuran budaknya ini, Mubarok menjadi besar dalam pandangan matanya, dan bertambah pula nilai orang ini di sisi dia. Kebetulan majikan tadi mempunyai seorang anak perempuan yang banyak dilamar oleh orang. Ia mengatakan, “Wahai Mubarok, menurutmu siapa yang pantas memperistri putriku ini?”

“Dulu orang-orang jahiliyah menikahkan putrid-­putri mereka lantaran keturunan. Orang Yahudi menikahkan karena harta, sementara orang Nashrani menikahkan karena keelokan paras. Dan umat ini menikahkan karena agama.” Jawab Mubarok.

Sang majikan kembali dibuat takjub dengan pemikirannya ini. Akhirnya majikan tadi pergi dan memberitahu isterinya, katanya, “Menurutku, tidak ada yang lebih pantas untuk putri kita ini selain Mubarok.”

Mubarok pun kemudian menikahinya dan mertuanya memberinya harta yang cukup melimpah. Di kemudian hari, isteri Mubarok ini melahirkan Abdullah bin al-Mubarok; seorang alim, pakar hadits, zuhud sekaligus mujahid. Yang merupakan hasil pernikahan terbaik dari pasangan orang tua kala itu. Sampai-sampai Al-Fudhoil bin ‘Iyadh Rohimahullah mengatakan -seraya bersumpah dalam perkataannya-, “Demi pemilik Ka’bah, kedua mataku belum pernah melihat orang yang semisal dengan Ibnu al-Mubarok.

Hari ini, kecurangan dan penipuan sudah semakin banyak terjadi dalam kehidupan sebagian orang. Sangat jarang kita temukan orang jujur lagi dipercaya dalam menunaikan amanah serta yang jauh dari sifat curang dan penipu.

Semoga Allah senantiasa memberikan kekuatan dan hidayah kepada kita agar kita bisa selalu berkata dan berbuat jujur dan benar.

Amin..

Lembaga Pendidikan Bahasa Arab dan Studi Islam